Friday, February 21, 2014

• Relasi Dan Bersosialisasi •

" dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri,
tetapi kepentingan orang lain juga "
(Filipi 2:4)

    Dunia makin maju, teknologi makin canggih. Banyak orang yang ngisi atau ngabisin waktunya dengan benda elektronik yang dipunyai. Ada yang sibuk dengan hp atau tabletnya buat kerja, email, chating, dengerin musik, main game atau surfing di dunia maya. Di zaman ini, orang jadi lupa bersosialisasi, berkomunikasi, menjalin hubungan sama orang lain terutama keluarga, karena asyik dengan piranti elektroniknya sendiri. Fenomena yang terjadi, ada yang satu rumah tapi semuanya asyik dengan alat elektroniknya sendiri, gak peduli di depannya ada orang tua, atau saudaranya. Ada lagi yang perginya barengan, tapi asyik utak-atik gadgetnya, tanpa peduli orang lain. Temenku bilang, itu namanya bersama-sama tapi kayak gak bersama sebenarnya.

    Gary Chapman, penulis buku 5 Bahasa Kasih, bilang Bahasa Kasih di antaranya adalah kata-kata, waktu mengesankan dan sentuhan. Artinya, penting banget untuk kita nyatain kasih dengan sediain waktu, ngasih kata motivasi juga kontak fisik untuk beri dukungan buat orang lain. Gak sekedar pergi, duduk atau makan bareng, ada komunikasi dan aktivitas yang dilakuin sama-sama.

    BOG youthers, yuk belajar untuk ngak egois, yang sibuk dengan kepentingan atau kesenangan diri sendiri, tanpa peduli dan jalin hubungan plus komunikasi dengan orang lain, terutama keluarga kita.
Yuk jalin relasi dengan cara bersosialisasi, berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang-orang terdekat kita, orang tua, saudara, sahabat dan lain sebagainya seefektif, sedekat dan sebaik mungkin.
Dengan demikian, kita bakal bertumbuh jadi pribadi yang peduli serta peka akan sekitar kita.



No comments:

Post a Comment