Saturday, March 8, 2014

• Budak Yang Terkenal •

"dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya."
( Markus 10:44 )

   Siapa nyangka kalo Yusuf, mantan narapidana, mantan budak dan bukan siapa-siapa malah ia yang menjadi orang nomer dua di Mesir. Padahal di Mesir banyak loh pangeran-pangeran yang pintar, anaka-anak pembesar yang berpendidikan dan juga pria-pria gagah yang pantas jadi orang nomer dua di Mesir selain Firaun. Tetapi koq kudu Yusuf yang mantan napi, yang jadi terkenal yah? Wuaaow!


   BOG youthers, inilah cara Tuhan bekerja. Ia hanya mengangkat orang-orang yang merendahkan diri dan juga merendahkan hati di hadapan Tuhan dan manusia. Jika Tuhan mengangkat orang yang sombong atau punya bibit-bibit angkuh, Tuhan tau bahwa orang tersebut gak bakal bisa jadi berkat dan gak bakal memuliakan Tuhan. Ia akan menyatakan bahwa karena dia sendirilah ia bisa sukses bukan karena Tuhan.

Pada umumnya dan emang semuanya begitu, orang yang sombong adalah orang yang mengutamakan diri sendiri dan tidak menjadikan Tuhan sebagai nomer 'satu'.


   Saya banyak membaca kisah bagaimana seorang tukang anggur menjadi seorang pemimpin, pengantar daging beku menjadi orang terkenal dan banyak lain sebagainya. BOG youthers, semua dari mereka yang raih kesuksesan tidak secepat kilat terkenal seperti ajang pencarian bakat. Mereka semua mulai dari nol dan pelan-pelan Tuhan mengangkat mereka menjadi orang hebat. Dan yang patut di acungkan jempol adalah saat mereka menjadi orang terkenal dan kaya, mereka tetap memilih untuk hidup sederhana dan rendah hati.Inilah tipe orang-orang yang pasti akan terus disertai Tuhan.

BOG youthers maukan disertai Tuhan?
Yuk, kita rendahkan diri dan rendahkan hati kita di hadapan Tuhan dan manusia. Agar setiap janji-janjiNya boleh dinyatakan didalam hidup kita. Amin?!




• Ambil Bagian •

"Dan pengharapan kami akan kamu adalah teguh, karena kami tahu,
bahwa sama seperti kamu turut mengambil bagian dalam kesengsaraan kami,
kamu juga turut mengambil bagian dalam penghiburan kami."
( 2 Korintus 1:7 )


    Sebuah keluarga sedang bersedih karena rumah mereka baru saja kebakaran. Beberapa tetangga membantu mereka untuk mengeluarkan beberapa barang di dalam rumah. Ada 2 orang tetangganya yang mengalami luka bakar karena berusaha mengeluarkan koper baju dan beras. Tetangga satunya lagi terbakar saat ia berusaha melemparkan semua barang yang di anggap penting dari balik jendela.


    Para tetangga ikut membantu meskipun mereka harus mengalami beberapa luka. Tapi bantuan mereka itu sangaat begitu berarti karena keluarga yang di timpa benca ini bisa memiliki semua barang berharga mereka kecuali rumah dan beberapa perabotan rumah saja.

    Singkat cerita, setahun berlalu anak pertama dari keluarga ya mengalami bencana tadi mendapat panggilan dari sebuah perusahaan mainan karena ia memenangkan hadiah dari kupon mainan yang secara iseng ia kirim. Ia memenangkan sejumlah uang yang mampu membeli rumah baru dan sebuah truk kecil untuk usaha.
Namun ia ingat bahwa ada banyak tetangga yang juga tidak beruntung secara finansial, maka ia membagikan sejumlah uang hadiah tersebut kepada para tetangga yang pernah membantu keluarganya saat kebakaran tahun lalu.


BOG youthers, ini yang namya saling berbagi suka dan duka.
Ketika rasul Paulus melayani jemaat di Korintus ia bisa melihat bagaimana jemaat Korintus mengambil bagian dalam kesengsaraan yang di alami rasul Paulus saat pelayanan, namun mereka juga tetap memberi dan penghiburan kepada Paulus dan jemaat lainnya. Ini baru namanya 'saudara seiman' sejati, selalu ambil bagian dalam segala situasi untuk saling membangun dan menguatkan. Yes!